Saturday, November 17, 2012

KISAH TELADAN


Assalamualaikum.... hai hai hai

Hari ini aku just nak share sebuah kisah teladan yang aku amat suka dari dulu hingga sekarang, Mesti dah ramai yang tahu tentang kisah ni, tapi aku tetap nak update jugak.. Harap menjadi sesuatu yang berguna pada yang belum baca lagi dan moga menjadi teladan bagi kita semua.

Jom layan jap.....

Cerita ini mengisahkan tentang CINTA, KEKAYAAN, KECANTIKAN, KESEDIHAN, KEGEMBIRAAN, WAKTU yang hidup di sebuah pulau.
Pada awalnya mereka hidup berdampingan dengan baik dan saling melengkapi. Namun suatu hari, pulau mereka dilanda badai, air laut telah naik secara tiba-tiba dan akan menggelamkan pulau tersebut. Semua penghuni pulau tersebut berusaha menyelamatkan diri masing-masing.

 CINTA sangat kebingungan sebab dia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Dia berdiri di tepi pantai untuk mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki CINTA.Tak lama kemudian CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu.

"KEKAYAAN!! KEKAYAAN!! Tolong aku!" teriak CINTA.
Lalu KEKAYAAN menjawab,"AduhMaafCinta! Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu bersamaku, nanti perahu ini tenggelam. Lagi pula tidak ada tempat lagi untuk mu di perahuku ini." Lalu KEKAYAAN cepat2 mengayuh perahunya pergi meninggalkan CINTA.


CINTA amat sedih namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN datang dengan perahunya. "KEGEMBIRAAN! Tolong aku!", teriak CINTA.
Namun apa yang terjadi, KEGEMBIRAAN terlalu gembira kerana dia menemukan perahu sehingga dia tuli untuk mendengar teriakan CINTA. Air semakin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik. 


Tidak lama kemudian KECANTIKAN lalu didepannya"KECANTIKAN! Bawalah aku bersamamu!", teriak CINTA. Lalu KECANTIKAN menjawab,"Wah... CINTA, kamu basah dan kotor. Aku tidak boleh membawamu bersamaku. Nanti kamu mengotorkan perahuku yang indah ini," Sahut KECANTIKAN.

CINTA bertambah sedih mendengarnya. CINTA mula menangis teresak-esak. Apa kesalahanku, mengapa semua orang melupakan aku. 


Saat itu, datanglah KESEDIHAN. Lalu CINTA bertanya"Oh KESEDIHAN, bawalah aku bersamamu", Kata CINTA.
KESEDIHAN menjawab, "Maaf, Cinta. Aku sedang bersedih dan aku ingin bersendirian sahaja", kata KESEDIHAN sambil mengayuh perahunya.

CINTA putus asa.Dia merasakan air semakin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus berharap kalau dirinya dapat diselamatkan. Lalu ia berdoa,"Oh tuhanku, tolonglah aku, apa jadinya dunia tanpa aku,tanpa CINTA?".

Pada saat-saat akhir, tiba2 terdengar suara, "CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!". CINTA menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua berjanggut putih panjang sedang mengayuh perahunya. Lalu cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan CINTA dan segera pergi. Pada saat itu barulah CINTA sedar bahawa ia tidak sama sekali mengetahui siapa orang tua yang baik hati itu. CINTA segera menanyakan kepada seorang penduduk di pulau itu.

"Oh, orang tua tadi? Dia adalah "WAKTU". kata orang itu.
Lalu CINTA bertanya, "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalinya. Bahkan teman yang mengenaliku pun enggan menolongku", tanya CINTA hairan.
Penduduk tua itu menjawab. "Sebab, hanya WAKTUlah yang mengetahui berapa nilai harga sebuah CINTA itu...."

HARAP SEMUANYA FAHAM AKAN PENGAJARAN YANG INGIN DISAMPAI MELALUI CERITA INI.

No comments: